MyHomey » | | » Tinjauan Konstruksi Rumah Tinggal Bertingkat


myhomey1Tinjauan Konstruksi Rumah Tinggal Bertingkatmyhomey2

rumah-tingkat

Rumah tinggal bertingkat merupakan rumah tinggal yang memiliki lapisan lantai lebih dari satu, umumnya bertingkat dua. Rumah tinggal yang memiliki 3 - 4 lapis lantai digolongkan sebagai bangunan bertingkat rendah ( low rise building ).

Pada rumah tinggal tidak bertingkat, kekuatan struktur bangunannya terletak pada kombinasi balok sloof, kolom praktis, ringbalk serta pemasangan angkur pada sambungan antara kolom dan balok, kolom dan dinding serta ringbalk dan kuda - kuda seperti dalam uraian rumah tahan gempa.

Berbeda dengan rumah tinggal tidak bertingkat, tinjauan konstruksi rumah tinggal bertingkat khususnya untuk 3 - 4 lantai sebagai berikut :

1. Perhitungan Mekanika
Melakukan analisa pembebanan dan mekanika gaya untuk menentukan besarnya beban yang bekerja sebagai dasar untuk mencari besarnya momen, gaya lintang, dan gaya geser akibat beban tetap.
2. Perencanaan Konstruksi
Melakukan penyelidikan tanah untuk menentukan jenis, ukuran, dan kedalaman pondasi yang tepat. Menentukan dimensi struktur beton dan tulangannya berdasarkan tegangan ijin bahan dan hasil hitungan mekanika serta merencanakan kolom lebih kuat daripada baloknya dan membuat balok lebih kuat dari pada pelat lantainya.
3. Memperhitungkan Gaya Gempa
Melakukan kontrol hitungan dari dimensi struktur yang sudah didapat, memberikan angka keamanan untuk gempa berdasarkan zona daerah gempa serta memberikan perkuatan batang - batang diagonal yang di pasang pada struktur bangunannya.

Menghindari bentuk rumah yang rumit dan tidak beraturan menjadi pilihan yang baik karena bentuk rumah tersebut selain boros juga kurang handal terhadap gaya gempa.

Home Sweet Home...


Privacy
 
2009 - 2014 © A Riz ManTM , DMCA Protected and Powered by Blogger